Cerpen : “Rainy Saturday”

Saatnya menulis fiksi lagi… 🙂

Babbling place for Niken

“Yaahhh…kok hujan lagi sih?”, tanpa sadar aku memprotes, entah kepada siapa, ketika perlahan titik-titik air mulai jatuh dari langit, berlomba untuk mengenai kepala orang-orang yang sekarang berhamburan panik. Berdecak kesal, aku berdiri di depan supermarket sambil menenteng dua tas plastik besar. Padahal aku sudah sengaja mempercepat belanjaku karena hujan yang turun sedari subuh itu sudah sempat reda ketika aku sedang asyik mendorong troli kesana kemari. Ternyata…. aku terkena candaan langit!

Menghela napas, aku memutuskan untuk duduk sembari menanti langit menghentikan ejekannya. Untunglah di depan supermarket ini ada bangku, sehingga aku bisa mengistirahatkan kaki dan meletakkan barang belanjaan yang ternyata cukup berat. Kebetulan supermarket itu juga tidak terlalu ramai; mungkin karena masih Sabtu pagi. Setelah sejenak melihat-lihat situasi sekitar, aku mengambil BB dan mulai menyibukkan diri agar tidak merasa bosan.

Perhatianku terganggu ketika aku mendengar tangisan bayi yang cukup kencang. Ternyata tak jauh dari bangku tempatku duduk, ada seorang ibu muda…

View original post 964 more words

Advertisements

5 thoughts on “Cerpen : “Rainy Saturday”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s