My (early) year end party on 2011

Sama seperti tahun lalu, departemen kami mengadakan pesta natal dan akhir tahun di awal Desember sebelum satu persatu meninggalkan kantor untuk pulkam dan menghabiskan waktu selama 2 hingga 3 minggu bersama keluarga mereka (how I envy them!). Kali ini, karena babe saya sudah akan ciao tanggal 9 Desember ke negaranya, dia berinisiatif mengadakan makan malam bersama di rumahnya tanggal 8 malam alias Kamis malam Jumat, waktu yang sebenarnya agak nanggung buat saya karena Jumat-nya saya masih harus masuk kerja lagi (ceritanya aroma weekend sudah merasuk tajam ke otak, hehe :P). Toh karena beliau adalah sang tuan rumah, saya sih manut aja sebagai peserta pesta.

Maka tak heran jika nuansa akhir pekan sudah terasa sejak Kamis pagi bagi saya (padahal masih ada hari Jumat yang menanti esoknya). Meski terdapat banyak pekerjaan dan saya sempat bete sebentar di pertengahan hari, mendekati pukul lima sore, hormon “bahagia” saya mendadak aktif dan membuat mood saya kembali membaik. Setelah sempat mandi, berganti baju dan shalat Maghrib, saya pun berangkat ke rumah boss saya bersama teman-teman kantor(makasih tebengannya yah mas Pandu :D).

Kami tiba di rumah babe saya jam setengah 8, sedikit terlambat dari jam mulai pesta yang ditetapkan pukul 6 sore (ehem). Toh karena saya sudah minta ijin untuk datang agak telat sekitar jam 7an, saya tidak merasa terlalu bersalah; paling tidak saya tidak menunjukkan secara langsung kebiasaan orang Indonesia yang ngaret setiap ada acara (hey! Jangan banggakan kebiasaan itu yah! 😛 ). Ternyata hampir semua orang sudah berada di sana, sedang menikmati lagu bersama dengan segelas minuman dan cemilan sayur serta bakwan goreng (kapan lagi nemu cemilan bakwan goreng di pesta ala barat?  😀 ). Segera saja kami bergabung dengan para peserta makan malam, sembari menunggu makan malam ala barbeque siap untuk dihidangkan.

Ternyata malam itu saya merasakan Churrasco pertama saya yang disiapkan oleh Luciano (thank you my bro!). Seperti yang sudah saya sering dengar dari orang-orang, daging Churrasco memang benar-benar enak. Terasa lembut di mulut, dan buat saya, itu menyenangkan karena saya saat ini tidak bisa mengunyah (masih ingat kawat gigi di mulut saya? 😐 ). Di luar Churrasco, ayam bakar dan pastanya juga terasa lezat, membuat saya sudah kenyang bahkan sebelum sempat tambah apapun 😛

Setelah makan malam selesai, kami pun menuju acara berikutnya, yaitu tukar kado, yang kebetulan dikemas menjadi acara pemberian kado oleh “Santa”. Karena saya satu-satunya orang yang membawa kamera, saya pun bertindak sebagai fotografer amatir yang mengabadikan satu persatu pemberian hadiah oleh si “Santa”. Kagok juga setelah sekian lama tidak memotret, sebagian foto terlihat agak gelap dan blur. Sepertinya ini peringatan buat saya untuk kembali rajin berlatih dalam mengambil gambar dan tidak membiarkan ingatan saya tentang fotografi luntur terbawa waktu (jitak diri sendiri pake penggaris!).

Acara pun ditutup dengan peluncuran kembang api di halaman rumah Ben. Meski terhalang pohon-pohon, tapi saya bisa melihat indahnya pancaran kembang api di langit malam, plus mendengar bisingnya suara kembang api di telinga saya. Kebetulan saya berada cukup dekat dengan kembang api tersebut sebagai “tamu kehormatan” 😛 . Makan malam yang enak, dessert yang super manis, obrolan yang cukup nyambung dengan teman-teman kerja dan musik yang membuat ingin berjoget: buat saya itu membuat pesta akhir tahun menjadi cukup menyenangkan. Setidaknya kami bisa menghabiskan waktu yang menggembirakan sebelum berpisah selama 2-3 minggu dan bertemu lagi di tahun yang baru dengan tantangan baru. So, have a great year-end holiday, everyone! 🙂

Advertisements

4 thoughts on “My (early) year end party on 2011

  1. Iya mas, adain aja mumpung suasananya juga pas. Nyenengin bisa kumpul-kumpul sebelum semua pada mulai cuti 😉

    P.S. aku ga nolak kalau diundang *halah* *ge-er tingkat tinggi* 😛

      • Sippplah mas… 🙂

        Yah iya juga sih, emang kultur Surabaya agak beda dari Jakarta. Tapi siapa tahu? Kalau tim Happy Corner berkumpul, kemungkinan itu selalu ada kan? 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s