Suatu siang di suatu tempat..

Saya yakin kita semua memiliki apa yang disebut dengan ‘Me’ time alias ‘waktu sendiri’ (kalau diterjemahin jd ‘waktu saya’ kok kayanya egois amat… :P). Setelah penat dengan berbagai urusan yang penting dan tidak penting, apalagi setelah berurusan dengan orang-orang yang menyusahkan, memiliki waktu sendirian tanpa ada gangguan sungguh menyenangkan.

Dan itu dia yang saya rasakan siang ini. Duduk sendiri di sebuah restoran cepat saji, makan kentang rebus karena saya masih bisa belum mengunyah burger dan sejenisnya, serta mengamati orang-orang lalu lalang, menjadi kenikmatan sendiri bagi saya. Saya adalah sebuah titik di antara jutaan manusia yang sibuk bergerak di Jakarta, dan tidak ada seorang pun yang mengusik saya (kecuali mungkin bocah laki2 di depan saya yang terus memelototi saya karena bosan :P).

Tentunya, kesendirian seperti ini juga bukannya tanpa resiko. Kalau Anda berada dalam kondisi galau segalau-galaunya, bisa jadi kondisi ini justru membuat anda makin miris dan bertindak yang aneh-aneh (jangan sampai yaa..). Tapi kalau Anda bisa menerimanya dengan santai dan tanpa beban, situasi ini akan sangat menyenangkan. Seperti yang saya rasakan sekarang. Sedaaap sekali rasanya 🙂

Di suatu siang di suatu tempat, saya menjadi diri saya dan menikmati waktu yang saya lewati tanpa ada gangguan. Alhamdulillah.. Nikmat! 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Suatu siang di suatu tempat..

  1. Hahahaha…bisa juga tuh mas..kadang di tengah keramaian justru kita merasakan ‘me’ time yang menyenangkan karena orang akan sibuk dengan diri mereka masing-masing… sounds nice 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s