Jadi, minggu ini saya menjadi seorang pendiam…

…bukan karena saya ingin tepatnya. Hal ini agak menyiksa saya karena pada dasarnya saya orang yang suka ngomong, meski juga bisa dibilang pendengar yang baik *ehem* *narsis dikit boleh dong*. Terutama dalam hal pekerjaan, karena saya berhubungan dengan banyak orang, penting buat saya untuk bisa berbicara dengan lancar dan nyaman, supaya tidak terjadi salah paham saat terjadi diskusi yang mungkin panjang dan berliku-liku.

Tapi apa boleh buat! Soalnya yang memaksa saya jadi pendiam bukanlah orang-orang yang terganggu dengan suara saya dan mengancam saya untuk diam jika saya ingin barang-barang saya di kantor selamat (sumpah, ini pemikiran lebai abis). Yang membuat saya menjadi pendiam adalah…..kawat berduri kawat gigi. Yak, benar sodara-sodara, sekarang saya menggunakan kawat gigi alias behel! Setelah bertahun-tahun menunda, menunda, menunda, dan, oh, menunda, akhirnya saya menggunakan juga seutas kawat di gigi saya dengan harapan akan dapat membuat gigi saya menjadi lebih ‘beradab’ dan saya bisa mendapat ‘kecantikan sempurna’ (preeeeeeeettttttttttttt………..).

Padahal awalnya rencana ini sempat tertunda cukup lama, sekitar 2 bulan sejak saya terakhir foto gigi dan sebagainya. Dokter ortho-nya pun hampir lupa wajah saya (err….) saking lamanya saya tidak kontak. Tapi karena tekanan dari keluarga sudah sangat besar (langsung membayangkan adik-adik saya membawa clurit dan cambuk sambil tersenyum sadis), dan saya sendiri ingin meratakan gigi saya yang maju mundur ga jelas, saya tekadkan untuk bisa pasang secepatnya. Pikir saya, makin cepat saya pasang, makin cepat saya merasakan siksaan dan makin cepat saya mendapatkan hasilnya.

Dan sodara-sodara, betapa saya menyesal tidak melakukannya dari dulu! (nangis gulung-gulung). Pasang kawat itu sungguh tidak enak! Menyakitkan, bibir saya terus tergores dan sariawan di mana-mana. Ini baru hari ke-5 saya menggunakan kawat, tapi sudah terasa seperti satu bulan lebih buat saya. Tak jarang saya membatin, 2 tahun memakai behel kayanya kok lama banget yah… (mewek). Tapi! Keputusan sudah diambil, target sudah dipasang, so I can just go with the flow. Sekarang yang bisa saya lakukan adalah segera membiasakan diri dan berdoa semoga hasilnya cepat terlihat. Amin.. 🙂

Untuk kalian yang menggunakan kawat hanya untuk gaya-gayaan atau gaul, yang saya cuma bisa bilang…mungkin kalian harus periksa ke psikiater, karena ada kemungkinan kalian memiliki potensi menderita masochisme (kabur sebelum disambit). Atau mungkin periksa ke dokter syaraf, sekedar mengecek jika syaraf sakit kalian masih bekerja atau mungkin sudah mati rasa (kabur lagi sebelum disambit kedua kali).

Yey behel demi kecantikan sempurna kesehatan gigi!

Advertisements

2 thoughts on “Jadi, minggu ini saya menjadi seorang pendiam…

  1. Many reasons really, starting from health issue, prestige (even might be not become prettier :P), or as I said, masochism syndrome 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s