Sebuah random post di sore yang kelabu…

Andaikan saya bisa menjelma menjadi sesosok kartun sekarang, saya akan dengan senang hati menjedotkan kepala ke tembok berulang-ulang. Benjol pun tak masalah, toh nantinya akan kempes sendiri. Saya membayangkan diri saya menjadi sosok dua dimensi yang bisa melakukan apapun yang saya mau, termasuk membuat kekacauan (ehem) di lingkungan sekitar saya. Saya memang agak anarkis terkadang, meski hanya dalam level pikiran saja, hehehehe… Apalagi ketika saya lagi pusing, wooooo…bisa dipastikan, makin anarkis dan tak terarah! Namun sekali lagi, itu semua hanya dalam level pikiran saja. Saya masih cukup waras untuk tidak bertingkah yang aneh-aneh, meski terus menghela napas dan menjerit kecil di meja saya setiap satu jam sekali.

Ya, dua hari belakangan ini memang terasa kelabu bagi saya. Beban kerjaan yang bertambah banyak, kesalahan-kesalahan yang saya buat dan ternyata berdampak hingga sekarang, target-target yang harus dipenuhi dalam waktu singkat, dan sebagainya, dan sebagainya, sukses membuat saya jadi zombie hidup di kantor. Tentu, bukan dalam bentuk zombie di film Walking of Dead di mana para mayat hidup itu berwajah separuh dan badannya bopeng-bopeng ga karuan yah… saya masih utuh dan manis seperti biasanya kok :p Yang saya maksudkan adalah zombie dalam pikiran dan tindakan. Ya. Dalam beberapa hal saya hanya mengerjakan apa yang harus saya kerjakan tanpa passion dan gairah, karena sudah dikejar deadline dan pusing memikirkan pendingan yang lain. Saya bisa merasakan muka saya membentuk raut wajah orang stress (baca : alis bertaut di tengah, bibir cemberut, mata melotot) setiap kali saya mengecek email dan memfollow up beberapa issue. Sungguh hal yang tidak menyenangkan, karena sejatinya, saya ingin enjoy dalam melakukan pekerjaan saya!

Bukannya saya tidak suka dengan pekerjaan saya; sungguh, saya menyukainya. Ada tantangan dalam tiap aspek yang memaksa saya untuk bisa terus improve, dan itu membuat saya bergairah. Tapi, beneran deh, sesuka apapun kamu pada suatu hal, kalo kamu dibanjiri hal itu sampai kamu gak bisa bernapas, apakah kamu masih bisa terus bergairah tentangnya? Seperti kata orang, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, meski itu hal yang sangat kita, atau saya sukai. Tentunya bukan berarti saya jadi kapok dan nggak mau bekerja sampe gulung-gulung di lantai yah! :p

Saya akui saya tertekan dan merasa sesak serta terpojokkan. Tapi Alhamdulillahnya, saya tidak patah semangat. Saya meyakinkan diri bahwa saya bisa melakukannya (meski setengah hati awalnya, hehe..). Dan kini? Pekerjaan saya masih belum selesai (hiyaaaa…), tapi perasaan saya jadi jauh lebih baik 🙂

Dan begitulah…saya curi-curi waktu mengisi blog sembari berusaha mengatasi kemelut di otak dan hati saya, sembari menyelesaikan pendingan tugas saya dengan deadline yang sempit :p nggak jelek juga kan random postnya?? *maksa*

Advertisements

4 thoughts on “Sebuah random post di sore yang kelabu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s