Resolusi tahun baru 2011? Hemm….

Eh, tau-tau sudah menginjak akhir bulan Desember lagi. Tau-tau saja saya kembali mengalami kehebohan akhir tahun dengan menyiapkan berbagai macam report, entah untuk laporan akhir tahun atau persiapan budget tahun depan. Tau-tau saja saya sudah ditanyai oleh temen-temen kantor tentang acara tahun baru (meski saya tau sebenarnya itu basa-basi belaka tanpa ada niatan mengajak saya tahun baruan bareng, huh! *lho?* :P).  Tau-tau saja, saya teringat resolusi tahun 2010 milik saya dulu, dan mau tak mau nyengir lebar. Lupa-lupa inget, apakah ada yang terpenuhi ya dari deretan resolusi itu? 😛

Ya, tahun baru biasanya identik dengan resolusi, atau komitmen kita untuk tahun yang akan datang. Hal yang sangat lumrah, terutama jika kita termasuk orang yang suka terus berkembang menjadi lebih baik dan mengevaluasi diri kita dari waktu ke waktu. Satu tahun, atau 365 hari biasanya kita anggap cukup untuk menuntaskan beberapa hal yang bersifat jangka pendek, atau untuk menciptakan suatu kebiasaan atau perubahan perilaku yang nantinya diharapkan akan terus bertahan untuk jangka waktu yang lebih lama (malahan saya pernah denger bahwa sebenarnya hanya dibutuhkan 21 hari untuk menciptakan suatu kebiasaan baru atau untuk menghilangkan sebuah kebiasaan lama). Intinya sih kita berusaha mencapai apa yang kita inginkan dalam kurun waktu yang bisa kita ukur.

Saya ingat mulai membuat resolusi ketika kuliah, rasanya sekitar semester 4. Waktu SMP dan SMU saya terlalu kuper dan tenggelam kepada dunia saya sendiri (yang sampai saat ini masih berusaha saya ingat seperti apa..), sehingga resolusi buat saya tidak begitu penting. Baru ketika saya mulai membuka diri terhadap orang dan lingkungan di kampus, saya merasa adanya kepentingan untuk menetapkan target kepada diri saya setiap tahun dan berusaha mencapainya. Saya ingin menjadi lebih baik dan merasa puas ketika saya berhasil mencapai target tersebut. Saya ingat saya benar-benar bersemangat tiap membuat resolusi tahun baru, dan biasanya baru saya buat sekitar tanggal 30 atau 31 Desember.

Sebenarnya kalau mau dianalisa, resolusi-resolusi saya mirip saja dari tahun ke tahun. Menurunkan berat badan, misalnya. Hampir selalu ada di resolusi saya *ngikik*. Cuma bedanya, ketika jaman kuliah dulu targetnya ga banyak-banyak karena males, sekarang menjadi lebih banyak karena sudah berhasil menurunkan banyak juga (aneh juga kalau dipikir…berhasil menurunkan cukup banyak malah tertantang untuk nurunin banyak lagi -_-). Yang saya juga ingat adalah resolusi untuk bisa nyetir. Berhasil juga, meski tidak sempurna dan sekarang malah jarang dipakai. Apalagi saya sudah berhasil nyetir waktu mudik ke Pekalongan dua tahun yang lalu. Rasanya puas banget 🙂

Untuk tahun 2011, saya belum mulai memikirkan resolusi saya. Sebenarnya saya masih nyari2 resolusi tahun lalu untuk membandingkan mana yang tercapai dan mana yang belum (sekaligus nyontek? :P). Karena ga ketemu juga, akhirnya saya putuskan untuk langsung tancap gas dengan draft resolusi tahun 2011 *uhuk*.

Dannnnn…………resolusi 2011 Niken adalahhh… *jreng jereng jereng jrenggg*

  • Memperbaiki ibadah, khususnya kualitas hubungan dengan Allah SWT –> memang susah diukur, tp wajib!
  • Improve time management (kerja, hidup, keluarga…)
  • Menjadi lebih proaktif, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari (kayanya reaktif dah ga jaman…)
  • Harus dapet skor A untuk performance appraisal, mid atau end year!
  • Nurunin BB 5 KG lagiiii…. Grrrr……
  • Nyelesaiin 5 cerpen! –> dikit banget ya? tapi itu juga belum tentu berhasil -_-“
  • Minimal dapet 6 foto untuk diupload di fotografer.net (siap2 hunting nih..).
  • Pake kawat gigi…ugh….
  • Belajar bahasa Jepang (lagi…). Hai! Ganbatte ne! 🙂
  • ……. (masih mikir)

Kalo diliat-liat sih resolusi saya lebih banyak ke pengembangan diri sendiri atau perbaikan diri sendiri. Jujur, banyak hal yang berkelebat di benak saya, namun saya masih belum berani menuliskannya karena masih mempertimbangkan apakah hal tersebut bisa dimasukkan ke resolusi atau sekedar keinginan sesaat. Sebagai contoh saya juga ingin belajar bahasa Perancis, tapi tidak yakin apakah nantinya saya akan memberikan dedikasi penuh untuk hal itu (apalagi mengingat bahasa Perancis cukup njelimet… hem…).

Bagaimanapun, saya cukup puas dengan resolusi saya. Kemungkinan bertambah pasti ada, berkurang tidak mungkin *nyengir*. Tinggal kita lihat, tercapai kah resolusi2 saya nanti? Kita lihat yuk! 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s